Saturday, June 1, 2013

Membangun Sistem Informasi Part 4 : Implementasi

Pada saat akhir mata kuliah, gw diugaskan oleh dosen untuk membuat tugas besar mengenai sistem informasi yayasan amal yang saya dan teman-teman kelompok saya namai Yayasan Amal Saatnya Zakat! Yayasan ini menggunakan Facebook sebagai media interface nya dan menggunakan Google Drive sebagai media penyimpanannya.

Jadi Yayasan Amal Saatnya Zakat ini adalah organisasi badan amal independen yang didirikan oleh gw dan 3 orang temen gw. Yayasan ini menerima dan menyalurkan donasi untuk anak yatim, panti asuhan, panti jompo, masalah sosial, serta bencana alam.

Sebagai media penyimpanan, kelompok gw memakai Google Drive untuk menyimpan informasi pada organisasi yang gw buat. Google Drive ini nantinya akan menyimpan laporan donasi, penyerahan donasi, pemasukan, pengeluaran dan sebagainya. Untuk lebih jelasnya lo bisa klik dibawah ini.

Media Penyimpanan Google Drive

Sedangkan sebagai media interface yang mempertemukan antara donatur, manajemen, dan penerima donasi organisasi kami memakai media Facebook. Facebook ini nantinya juga akan berfungsi sebagai media komunikasi. Group facebooknya bisa lo liat dibawah ini.

Membangun Sistem Informasi Part 3 : Requirement Analysis

Kalo kita ingin membuat suatu sistem informasi, maka salah satu tahap yang harus dilakukan ialah menganalisis kebutuhan sistem yang ingin kita buat nanti atau disebut dengan requirement analysis. Requirement analysis itu proses kita memahami kebutuhan dari sistem yang maw dibuat dan mengembangkan sistem yang memadahi kebutuhan tersebut. Tahap ini tuh salah satu tahap yang paling penting dalam tahap SDLC.

Membangun Sistem Informasi Part 2 : Mendefinisikan Struktur Organisasi dan Job Description

Setelah kita membuat proses bisnis, langkah kedua dalam membangun sistem informasi ialah mendefininisikan   struktur organisasi dan job description tiap jabatan. Dalam pendefinisian struktur organisasi , ada berbagai macam organisasi yang dapat kita lihat dari berbagai segi, yaitu dari jumlah puncak pimpinan, segi keresmian, segi tujuan, segi luas wilayah, segi sosial dan segi bentuk. Ada hubungan yang erat antara manajemen, organisasi, dan metode (tata cara). Ketiganya diarahkan kepada tujuan secara efisien.

Membangun Sistem Informasi Part 1 : Membuat Proses Bisnis

Untuk membangun suatu informasi, hal pertama yang harus kita lakukan ialah membuat proses bisnis dari organisasi tersebut. Proses bisnis ialah kerangka sistematis bagaimana organisasi tersebut dalam melakukan aktivitas dalam melakukan bisnis mereka.

Manfaat organisasi apabila memiliki proses bisnis ialah : 
  1. Dapat mengeliminir kesalahan-kesalahan
  2. Maksimasi penggunaan asset
  3. Minimasi waktu tunggu (delay)
  4. Memberikan pemahaman, mudah dalam penggunaannya
  5. Dekat dengan pelanggan internal maupun eksternal
  6. Mempunyai kemampuan adaptif terhadap perubahan keinginan pelanggan
  7. Memberikan perusahaan keuntungan yang kompetitif

Model Pengembangan Sistem Informasi

Pada post sebelumnya gw kan udah ngejelasin tentang apaan sih itu sistem informasi trus knp digunain sistem informasi. Kali ini gw akan mencoba menjelaskan model - model pengembangan sistem informasi tapi secara singkat aje yee.. Ribet bro kalo gw jelasin secara lengkap, mending lo beli buku nya aje sono di palasari kalo maw lengkap.

Friday, May 31, 2013

Sistem Informasi?

Mungkin post gw kali ini cukup berbeda dengan materi post gw sebelumnya yang lebih fokus kepada proses pembuatan sebuah produk. Berhubung gw mengambil mata kuliah manajemen sistem informasi pada semester akhir ini, ya AKHIR! Dan semoga benar - benar terakhir. Post gw kali ini mungkin agak berhubungan dengan sistem informasi. Mungkin dengan post gw kali ini, gw bisa berbagi pengetahuan mengenai sistem informasi yang telah gw pelajarin saat kuliah. Gitu aje..

Friday, June 8, 2012

The Behind The Simple Drink


Bir adalah minuman yang terbuat dari bahan paling murni. Bir hanya menggunakan air, barley, hop, dan ragi. Namun untuk membuat satu botol bir untuk bisa dinikmati oleh banyak orang terdapat proses pembuatan yang tidak mudah. Berikut adalah sedikit gambaran dari proses pembuatan bir pada salah satu perusahaan bir terbesar di dunia, Heineken.
Enjoy it.


Tuesday, June 5, 2012

Nike National Kit Innovation And Design




Nike baru-baru ini telah meluncurkan kostum baru tim nasional untuk beberapa negara yang berpartisipasi pada Euro 2012 maupun Piala Dunia 2014. Sebuah kostum yang mereka sebut sebagai "The Most Environmentally-friendly And Technologically-advanced Kit In Football History." Kostum Baru ini dirancang dengan memadukan desain baru untuk menciptakan kinerja yang maksimal dan penggunaan bahan baku daur ulang untuk dampak terhadap lingkungan yang lebih rendah. Hal itu merupakan tujuan dari Nike untuk membuat setiap produk mereka dapat memberikan performa yang tak tertandingi, namun diproduksi dengan cara yang sadar lingkungan.

Wednesday, May 30, 2012

Design For Manufacturing

Sistem manufaktur modern saat ini menghadapi pasar global yang sangat kompetitif. tekanan ini menyebabkan produsen (manufacturers) dipaksa untuk menciptakan lebih banyak produk dengan rentan waktu hidup yang singkat dan kualitas yang lebih baik, namun dengan biaya yang lebih rendah. Hal ini menyebabkan perusahaan perusahaan manufaktur perlu memikirkan desain produk dan pengembanganya secara akurat agar tidak kalah bersaing di pasar global.

Sunday, May 27, 2012

Product Architecture


Arsitektur produk adalah skema elemen-elemen fungsional dari produk disusun menjadi chunk yang bersifat fisikal dan menjelaskan bagaimana setiap chunk berinteraksi.

Tujuan arsitektur produk adalah menguraikan komponen fisik dasar dari produk, apa fungsi masing – masing komponen, dan interface seperti apa yang digunakan untuk peralatan lainnya. Keputusan mengenai arsitektur produk memberi kesempatan kepada tim, individual, dan atau pemasok untuk mengerjakan detail rancangan dan pengujian komponen, sehingga pegembangan bagian – bagian yang berbeda dari produk dapat dilakukan secara serempak. Elemen fisik produk biasanya diorganisasikan menjadi beberapa building blocks utama yang disebut chunks (istlah ini cukup populer di antara perusahaanperusahaan manufaktur terkemuka Amerika). Setiap chunk terdiri dari sekumpulan komponen yang mengimplementasikan fungsi dari produk.

Monday, May 21, 2012

Concurrent Engineering

Di kebanyakan perusahaan, proses pengembangan produk baru sering melibatkan beberapa departemen fungsional yang berbeda. Departemen marketing mungkin datang dengan ide produk baru sesuai hasil riset pasar. Berdasarkan hasil riset pasar tersebut, departemen R&D akan melakukan riset-riset yang dibutuhkan. Hasil riset kemudian dilempar ke bagian engineering untuk perancangan produk. Hasil rancangan tersebut akan diserahkan ke bagian manufacturing yang bertugas memproduksi hasil rancangan dalam skala masal. Untuk membeli bahan-bahan produksi yang dibutuhkan, bagian manufacturing sering harus berpaling ke departemen purchasing.

Saturday, May 19, 2012

Matrix Klein Grid


Menurut Cohen dalam bukunya ”Quality Function Deployment : How to Make QFD Work for You”, menyatakan bahwa sangatlah mungkin untuk mengklasifikasikan kebutuhan pelanggan ke dalam beberapa kategori yang dapat membantu tim pengembang untuk membuat keputusan-keputusan. Suatu model untuk mengklasifikasikannya telah dikembangkan oelh Robert Klein dari Applied Marketing Science, Inc.

Wednesday, May 16, 2012

5 Amazing Product Design

“A product as anything that can be offered to a market for attention, acquisition, use or consumption and that might satisfy a want or need”
Kotler dan Amstrong (1996:274)

Skyphos


Tuesday, May 15, 2012

House Of Quality


Rumah kualitas atau biasa disebut juga House of Quality (HOQ) merupakan tahap pertama dalam penerapan metodologi QFD. Secara garis besar matriks ini adalah upaya untuk mengkonversi voice of costumer secara langsung terhadap karakteristik teknis atau spesifikasi teknis dari sebuah produk (barang atau jasa) yang dihasilkan. Perusahaan akan berusaha mencapai karakteristik teknis yang sesuai dengan target yang telah ditetapkan, dengan sebelumnya melakukan benchmarking terhadap produk pesaing. Benchmarking dilakukan untuk mengetahui posisi-posisi relatif produk yang ada di pasaran yang merupakan kompetitor.

Tuesday, May 8, 2012

Quality Fuction Deployment (QFD)


Quality Function Deployment dikembangkan oleh Yoji Akao di Jepang pada tahun 1966. Menurut Akao, QFD adalah metode untuk mengembangkan kualitas desain yang bertujuan untuk memuaskan konsumen dan kemudian menerjemahkan permintaan konsumen menjadi target desain dan poin utama kualitas jaminan untuk digunakan di seluruh tahap produksi. QFD adalah cara untuk menjamin kualitas desain sedangkan produk yang masih dalam tahap desain merupakan sisi yang sangat penting. Manfaat produk ditunjukan ketika tepat diterapkannya QFD yang telah menunjukkan pengurangan pembangunan waktu dengan satu-setengah sampai sepertiga. (Akao, 1990) Fokus utama QFD adalah melibatkan pelanggan dalam proses pengembangan produk sedini mungkin, karena pelnggan tidak akan pus dengan suatu produk, meskipun suatu produk telah dihasilkan secara sempurna.

Friday, May 4, 2012

TRIZ


TRIZ adalah sebuah akronim berbahasa Rusia yaitu Teoriya Resheniya Izobretatelskikh Zadach yang dalam bahasa inggris berarti Theory of Inventive Problem Solving atau dalam bahasa Indonesia berarti Teori pemecahan masalah berdaya cipta.
TRIZ adalah metode pemecahan masalah berdasarkan logika dan data, tidak intuisi, yang mempercepat proyek tim kemampuan untuk memecahkan masalah tersebut secara kreatif. Ilmu evolusi teknis sistem. TRIZ diperkenalkan oleh Genrich Saulovich Altshuller.

Monday, April 30, 2012

Taguchi (Robust Design)


Pada era persaingan bisnis yang ketat dan sarat pesaing saat ini, semakin nyata bahwa produk baik berupa barang atau jasa yang mampu bersaing dan sukses di pasar global adalah produk dengan kualitas tinggi dengan harga yang kompetitif. Posisi tawar konsumen semakin besar seiring denganm banyaknya pilihan produk atau layanan jasa sejenis dari brand (merek) yang berbeda. Produk perlu dirancang dan dikembangkan sedemikian sehingga konsumen bisa terpuaskan melalui value yang terkandung di dalamnya.

Friday, April 20, 2012

Conjoint Analysis


Analisis Konjoin (Conjoint Analysis, Considered Jointly) merupakan suatu metode analisis dalam analisis multivariat, analisis ini mulai dikembangkan sejak tahun 1970. Analisis ini digunakan untuk membantu mendapatkan kombinasi atau komposisi atribut-atribut suatu produk barang atau jasa baik produk baru maupun lama yang paling disukai konsumen. Hasil analisis konjoin berupa informasi kuantitatif yang dapat memodelkan preferensi konsumen untuk beberapa kombinasi fitur produk.

Saturday, April 14, 2012

Testing and Refinement



Pengembangan produk hampir selalu membutuhkan pembuatan dan pengujian prototype.Prototype merupakan sebuah penaksiran produk melalui satu atau lebih dimensi yang menjadi perhatian.

Wednesday, April 4, 2012

Detail Design

Detail Design


Tahap ini intinya menjelaskan mengenai bagaimana konsep produk dibuat menjadi detail rancangan gambar atau desain gambar beserta spesifikasinya. Untuk tahap ini akan secara detail dijelaskan pada bab Industrial Design dan Design for Manufacturing.